Jumat, 28 Maret 2014
Senin, 27 Januari 2014
Jadi PNS Nggak Perlu Nyogok!
Pegawai Negeri Sipil (PNS) saat ini masih
menjadi salah satu profesi idaman masyarakat Indonesia. Hal ini
terlihat dari tingginya animo masyarakat untuk ikut serta dalam tes seleksi
CPNS yang digelar pemerintah. Lowongan yang dibuka hanya puluhan ribu,
sementara yang berminat jumlahnya jutaan. Tentu saja, peserta yang tidak lolos
seleksi menjadi kecewa. Bahkan muncul kecurigaan, tes CPNS yang dilakukan
pemerintah hanyalah formalitas karena adanya calon 'titipan' atau aksi sogok-
menyogok.
Menjawab kecurigaan itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan
Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Azwar Abubakar memastikan
peserta tes tidak perlu mengeluarkan uang sepeser pun untuk menjadi seorang
PNS. Tak hanya itu, tidak ada sistem
titipan dalam seleksi CPNS saat ini. Buktinya anak seorang Menteri pun bisa
gagal ikut seleksi. Dengan sistem terbaru,
Azwar memastikan pelaksanaan tes CPNS transparan dan bebas KKN. Dengan begitu,
negara akan mendapatkan CPNS dari putra-putri terbaik bangsa, melalui cara-cara yang fair.
PNS adalah profesi yang sangat
diminati, untuk tahun ini rencananya CPNS yang akan dijaring?
Tahun ini, kira akan ada lebih dari 500 daerah yang ikut. Lalu
pada tahun lalu kan tidak seluruh lowongan terserap semua. Tahun ini sekitar
100 ribu lowongan. Tapi akan ada pembicaraan lagi dengan
Menteri Keuangan.
Kapan pengumumannya akan
dilakukan?
Kalau bisa Maret sudah buka. Tahun lalu tesnya sekitar awal
November. Tahun ini proses seleksi CPNS bisa digelar sekitar Juni atau Juli
sehingga pada Oktober peserta yang lolos seleksi sudah bisa diangkat. Jangan
hasil tes tahun lalu diangkat sekarang, itu tidak enak jadi dipercepat. Biar
yang tahun lalu belum lolos seleksi dan ingin ikut lagi, masih segar.
Dalam
setiap perekrutan CPNS selalu ada tudingan tidak transparan, terutama di daerah
sering muncul dugaan jadi PNS itu harus pakai uang?
Inikan pengaruh yang lalu, karena terlalu lama begitu orang
susah percaya. Kalau ada orang di luar sistem mau coba-coba menipu orang, kami
selalu mengimbau jangan percaya sama orang yang seperti itu tidak berlaku
uangnya. Tahun lalu, anak menteri tidak lulus, baru tahun ini lulus. Anak
eselon I di KemenPAN-RB saja tidak lulus.
Bagaimana bisa pakai duit? Itu salah satu bukti kalau tidak bisa
pakai duit. Pada prinsipnya harus melewati ujian kompentensi yang memadai, kami
ambil yang terbaik. Di samping itu, ada juga promosi terbuka. Melalui surat
edaran Menteri PAN RB, dalam satu setengah tahun ini, sudah ada 32 kementerian,
lembaga dan daerah yang melakukan promosi terbuka termasuk di DKI Jakarta.
Ini membuat semua orang bersaing sehat jadi mengurangi intervensi politik kepentingan
dalam menentukan pejabat. Pejabat terbaik yang dipilih. Dari begitu banyak
program, ada tiga yang diprioritaskan yaitu sistem perekrutan yang baik,
promosi terbuka serta dukungan teknologi informasi (TI) yang handal.
Belanja IT nasional itu mencapai Rp 14 triliun per tahun tapi belum
terintegrasi. Bagaimana agar IT di Kementerian Dalam Negeri dan Kepolisian bisa
sinkron. Dengan begitu pada tahun depan, jika ada anak yang perlu Surat
Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) itu tidak perlu ke kantor polisi, cukup
mengaksesnya dari komputer. Ini yang akan dikembangkan kerjasama dengan
Kemenkominfo untuk menyatukan sistem yang ada. Khusus untuk IT, kita juga
dibantu oleh Korea, negara dengan sistem IT terbaik di dunia.
Selain gaji apa yang membuat masyarakat
tertarik jadi PNS?
Katanya PNS itu terjamin? tidak sepenuhnya setuju yang menjamin
bukan pemerintah. Jika kita rajin kerja di mana saja bisa. tapi paling tidak
PNS itu merasa terhormat, terlindungi.
Ada anggapan PNS itu lambat dalam melayani?
Itukan mindset orang. Ada orang yang kerjanya merasa senang
kalau dia aman hidupnya. Tapi ada yang merasa bahagia, kalau dia bermanfaat
untuk orang lain dalam hidupnya. Tinggal dipilih untuk bermanfaat, hidup bisa
di PNS, bisa tidak. Itukan masalah pilihan hidup. Konsepnya untuk bermanfaat
bisa di PNS bisa, non PNS juga bisa.
Instansi
mana yang masih butuh banyak PNS dan mana yang berlebihan?
Secara umum daerah 'gemuk'. Di satu daerah yang PNS-nya cukup
4.000, eh malah direkrut 8.000. Belum lagi pegawai honorer, itu kesalahan masa
lalu yang berat sekali. Jadi masyarakat harus menanggung risikonya. Mestinya
dana 50% cukup untuk PNS, sekarang jadi 75%. Bayangkan 25% yang berlebihan itu
kira-kira setara Rp 300 miliar. Dipakai buat bayar orang yang tidak maksimal.
Di sisi lain, ada jalan desa yang belum beres. Jadi ada miss
management, itu yang harus diluruskan karena uang itu harusnya
untuk pembangunan.
Instansi mana yang PNS-nya berkinerja
optimal?
Kementerian Luar Negeri dan
Kementerian Keuangan itu yang paling top. Kedua instansi itu sudah lama rekrutmen
terbuka dan fair.
Tapi sekarang sudah diikuti yang lain, semua instansi sudah mulai membaik.
Orang
banyak ingin jadi PNS karena tidak bisa dipecat?
Sekarang 45 hari tidak masuk kantor bisa dipecat. Satu bulan ada
70 orang yang banding ke sana.
Oknum
pajak yang terkena kasus korupsi?
Jika terbukti pecat langsung. Yang penting pertama begitu
ketangkap copot jabatannya berikutnya baru dipecat dari PNS.
Berdasarkan
data, PNS paling banyak dipecat karena kasus apa?
PNS yang banyak dipecat karena masalah disiplin, korupsi, asusila
dan narkoba.
Ref :
bisnis.liputan6.com
Target Irfan Bachdim Setelah Gabung Klub Jepang
Irfan Haarys Bachdim telah memutuskan untuk berkarier di kompetisi
J-League bersama klub Ventforet Kofu pada musim 2014.
Irfan pun berharap kiprahnya di salah satu liga terbaik Asia itu bisa
membuatnya dipanggil kembali ke timnas Indonesia. Dia pun
menyadari persaingan ketat harus dihadapinya untuk dilirik oleh pelatih timnas
Alfred Riedl. Pasalnya, pelatih asal Austria itu
memberikan standar tinggi untuk pemain yang ingin dipanggilnya. Terlebih, untuk
pemain yang membela klub di luar negeri.
Riedl mengatakan hanya ingin memanggil pemain yang membela klub di
luar negeri, apabila pemain tersebut masuk ke dalam tim inti klub yang
dibelanya. Menanggapi persyaratan itu, Irfan pun siap memberikan pembuktian
bahwa dia memang layak untuk dipanggil timnas kembali. Sebelumnya, Irfan memang
pernah masuk dalam skema Riedl di Piala AFF 2010. Terakhir, pemain kelahiran Amsterdam, 11 Agustus
1988 itu membela skuat Garuda pada Piala AFF 2012 di Malaysia. Saat itu, timnas
dilatih Nilmaizar.
Sementara pada era Jacksen F. Tiago, nama Irfan tak pernah masuk
dalam daftar panggil. "Sekarang semua tergantung saya. Kalau saya bermain
baik, tentu saya layak dipanggil timnas," ucap Irfan, pada sesi jumpa pers
di kantor Garuda Indonesia, Cengkareng,
Tangerang, Senin (27/1/2014) seperti dikutip Goal.com.
Dia pun mengakui masih belum ada komunikasi
antara dirinya dengan Riedl hingga saat ini. "Tapi saya yakin, dia (Riedl)
setuju dengan keputusan saya bermain di level tertinggi," pungkas mantan
pemain Chonburi FC dan Persema Malang ini.
Ref :
bola.liputan6.com
Putra RI Jadi Bos Perusahaan Migas Prancis, Apa Target Bisnisnya?
Hardy Pramono telah resmi menjadi President dan General
Manager Total E&P Indonesie (TEPI) menggantikan Elisabeth Proust yang
telah menjabat dari 2008 hingga 2013. Sebagai bos baru asal Indonesia,
prioritas utama Hardy adalah tetap bekerja keras untuk menahan laju penurunan
produksi di Blok Mahakam. Seperti diketahui, di samping secara aktif mengadakan
kegiatan eksplorasi di beberapa blok migas baru, saat ini TEPI mengelola
operasi di Blok Mahakam dengan produksi yang sebagian besar berasal dari
lapangan-lapangan tua (mature fields).
Meski demikian, dengan berbagai upaya yang dilakukan, produksi gas
pada tahun 2013 mencapai rata-rata 1,7 BCF
per hari atau 11% di atas target, dan produksi liquid (minyak dan kondensat)
mencapai 67,6 ribu barel per hari, yang kurang lebih sama dengan target pada
WP&B. Sebagai bos Total, Hardy berjanji akan mengawal dan meningkatkan
penerapan ketat prinsip-prinsip Health, Safety, and
Environment (HSE). Upaya ini diharapkan bisa menekan angka kecelakaan kerja
serendah mungkin. Pada saat bersamaan, perusahaan juga akan menerapkan secara
ketat prinsip-prinsip good corporate governance and
compliance.
Hardy Pramono, mulai menjalankan tugas baru sebagai bos baru Total pada 14 Januari 2014. Sebelumnya, Hardy menjabat Executive Vice President of Operations & East Kalimantan District Manager TEPI di Balikpapan. Saat itu, ia merupakan orang Indonesia pertama yang menduduki jabatan tertinggi di East Kalimantan District TEPI. Terpilihnya Hardy menempatkannya sebagai orang Indonesia pertama yang memimpin salah satu afiliasi Total SA. Hal ini sejalan dengan kebijakan Group Total dalam mempromosikan kader-kader manajemen internasionalnya.
Hardy Pramono, mulai menjalankan tugas baru sebagai bos baru Total pada 14 Januari 2014. Sebelumnya, Hardy menjabat Executive Vice President of Operations & East Kalimantan District Manager TEPI di Balikpapan. Saat itu, ia merupakan orang Indonesia pertama yang menduduki jabatan tertinggi di East Kalimantan District TEPI. Terpilihnya Hardy menempatkannya sebagai orang Indonesia pertama yang memimpin salah satu afiliasi Total SA. Hal ini sejalan dengan kebijakan Group Total dalam mempromosikan kader-kader manajemen internasionalnya.
Penunjukkan Hardy Pramono sebagai orang nomor satu di afiliasi
TEPI menyempurnakan fakta bahwa di perusahaan multinasional ini 97% karyawannya
adalah putra dan putri Indonesia. Alumni ITB
1981 (jurusan Teknik Fisika) ini bergabung di TEPI pada 1983 sebagai Junior Rotating Machinery. Dari tahun
ke tahun karirnya terus menanjak hingga ia dipercaya menjabat sebagai Site
Manager BSP Processing Terminal di Senipah, sebelum dipercaya oleh Group Total
untuk memimpin salah satu lapangan produksi di Tierra Del
Fuego
District (Argentina).
Pulang ke Indonesia, dia dipromosikan menjadi VP Operations
(2006), Deputy EVP Operations & East
Kalimantan District Manager (2009), dan kemudian menjadi EVP Operations &
East Kalimantan District Manager (2010), sebelum menjadi orang nomor satu di
TEPI pada 2014. Pada kesempatan yang sama, TEPI juga menempatkan dua orang baru
pada jajaran pimpinannya, yaitu Phillippe Groueix sebagai EVP Operations &
District Manager for East Kalimantan, serta Agus Suprijanto sebagai Deputy EVP
TEPI di Balikpapan. Untuk President & General Manager Total E&P
Indonesie (TEPI) sebelumnya, Elisabeth Proust pindah tugas dan akan memimpin
Total E&P Nigeria.
Ref :
bisnis.liputan6.com
Langganan:
Postingan (Atom)